Category: Pendidikan


Prinsip

Sering kita temukan di lingkungan pergaulan, baik ditempat kerja, disekolah atau dimasyarakat, ada orang-orang tertentu yang kita kenal sebagai orang yang mencla- mencle. Label mencla-mencle diberikan kepada orang-orang yang dianggap tidak konsisten dalam menyingkapi sesuatu. Misalnya, setelah menyatakan setuju terhadap sesuatu, kemudian berubah menjadi tidak setuju dalam waktu relatif singkat.
Mencla-mencle ini bisa terjadi untuk kasus-kasus kecil/sepele sampai urusan-urusan besar atau penting. Namun tidak seorangpun yang sudi dianggap mencla-mencle, mereka merasa malu, karena mencla-mencle itu diartikan sebagai orang yang kurang memiliki pendirian, tidak berketetapan hati atau tidak berprinsip.

A. Pengertian Prinsip Hidup dan IntegritasPrinsip hidup setiap orang berbeda-beda dan tidak semuanya dapat diterima oleh masyarakat. Tetapi prinsip dapat berarti suatu aturan umum yang dijadikan sebagai panduan perilaku. Prinsip apa saja yang kita pegang, sangat terkait dengan apa yang menjadi kebutuhan-kebutuhan, tujuan hidup, dan nilai-nilai yang kita anut.
Menurut John Powel, dalam buku Unconditional Love ( Cinta yang Tidak Bersyarat ) prinsip hidup adalah wawasan yang bersifat umum, yang diterima atau dilekatkan pada situasi yang dipilih. Misalnya, kita memegang prinsip bahwa yang baik harus dilaksanakan, sedangkan yang buruk harus dihindarkan, maka prinsip ini mengarahkan perilaku kita untuk memilih yang baik dan menolak yang buruk ketika dihadapkan pada pilihan antara kedua hal tersebut.
Integritas adalah karakteristik yang dimiliki seseorang yang telah mampu mengembangkan kepribadiannya sedemikian rupa sehinggga mencapai tingkat perkembangan yang tinggi, seimbang, dan terpadu antar berbagai aspek dalam dirinya : fisik, psikis, sosial dan spritual. Integritas dapat diartikan sebagai kejujuran dan kesesuaian antara nilai-nilai dan perilakunya. Antara nilai-nilai dan perilaku akan sesuaian jika spritualitas yang memimpin perilaku tersebut.

B. Jenis Prinsip
-Prinsip Kesenangan ( pleasure princile )
Memiliki kebutuhan untuk memperoleh hal-hal yang akan memberi kesenangan, dan ingin mencapai kesenangan dalam hidup, maka hal-hal dapat menberi kesenangan itulah yang paling tinggi nilainya melebihi hal-hal yang.lain.
-Prinsip Kekuasaan.
Kekuasaan yang menjadi kebutuhan, dan menjadikannya sebagai tujuan dalam hidup, sehingga kekuasaan memiliki nilai tertinggi dan amat penting.
-Mensejahterakan Orang Lain karena Empati ( altruisme ).
Memiliki dorongan yang kuat untuk dapat berbuat banyak bagi orang lain karena empati.

Ciri-ciri orang yang tidak memiliki prinsip hidup :
Tidak memiliki pendirianTidak memiliki ketetapan hatiMudah berubah-ubah sikap atau responnyaMengikuti kemana arah angin bertiup, pendapatnya seringkali berupa pendapat orang lain, atau berpihak pada situasi yang paling menguntungkan dan paling aman.

Ciri orang yang tidak memiliki Integritas :
Kurang mengenal dirinya sendiri
Kekurangan wawasan untuk menentukan batas-batas moralMengabaikan prinsip hidup yang telah dirintis dan diguratkan dalam hati demi kepentingan sesaat.Menyadari bahwa ia memiliki kebutuhan-kebutuhan dasar yang tidak sesuai dengan norma masyarakat, namun ingin menampilkan diri sebagai orang yang bermoral tinggi agar tetap dihargai (munafik).

C. Upaya menegakkan Prinsip Hidup dan Integritas1. Pengenalan terhadap diri sendiriMerupakan pondasi dasar dan berlangsung seumur hidup. Yang jadi persoalan adalah bahwa mengenal diri sendiri seringkali dirasa sebagai pengalaman menyakitkan. Karena bagi kebanyakan orang, tidak mudah untuk dapat menerima kenyataan bahwa dirinya memiliki kelemahan.
Ada 2 cara menghadapi kekurangan diri sendiri :
a) Cara negatif atau salah :
- Disimpan dalam alam bawah sadar (represi)
- Mencari pembenaran untuk kelemahan yang ada (rasionalisai )
- Mengingkari, menganggap bahwa itu merupakan kekurangan orang
lain.
b)Cara positif atau sehat :
-Menerima kekurangan diri sendiri, yaitu dengan menerima apa adanya
-Mengembangkan hal-hal positif yang kita punya dan dengan sendirinya hal-hal negatif akan semakin berkurang.2. Mawas diriSemakin mawas diri semakin jelas prinsip hidup apa yang harus kita jalani atau tegakkan.
Dengan adanya prinsip hidup dan integritas akan membuat kerja psikis kita lebih efisien. Terutama jika dihadapkan pada situasi yang mengharuskan kita untuk menentukan pilihan.

Maaf sebelumnya, jika anda seorang guru yang belum bisa diangkat jadi PNS, wajar memang jikalau kita ingin mendapatkan kesejahteraan dari pemerintah maupun instansi yang kita  abdi. Tetapi jananlah kita khawatir ketulusan hati kita akan mendapatkan imbalan dalam bentuk lain seperti kesehatan, anak – anak yang santun, kenikmatan meski dalam kesederhanaan, keselamatan dan dimanapun kita insya allah akan diterima oleh lingkungan kita.

Seorang guru digambarkan oleh syauki seorang penyair mesir bagaikan seoran rasul. Oleh karena itu kit a harus selalu menanamkan kebaikan melalui tutur kata kita dan kita sselalu berusaha memperbaiki kinerja kita menjadi seoran guru yang tidak hanya materi dan sebutan kita saja tetapi guru yang betul –betul ikhlas memberikan ilmunya untuk anak – anak didik kita. Marilah wahai guru selalu berusaha meningkatkan kualitas pembelajaran kita dan keteguhan hati kita.

Kebaikan kalian akan selalu dikenang ketulusan hatimu akan selalu di rasakan belaian tangan lembutmu tak pernah lekang oleh waktu. Siswa mu akan selalu terkesan dengan kesederhanaanmu. Ada puisi mengenai guru yang ditulis oleh Hartojo Andangjaya berikut puisinya.

DARI SEORANG GURU KEPADA MURID –MURIDNYA

Apakah yang kupunya anak – anaku

Selain buku dan sediki ilmu

Sumber pengabdian kepadamu

Kalau di hari minggu engkau dating kerumahku

Aku tahu anak –anakku

Kursi- kursi tua yang disana

Meja tulis sederhana

Dan jendela – jendela yang tak pernah diganti kainnya

Semua padamu akan bercerita

Tentang hidupku dirumah tangga

Ah, tentang ini aku tak pernah ceritA didepan kelas

Menatap wajah – wajahmu remaja

-horison yang selalu biru bagiku—

Karena kutahu anak –anakku engkau terlalu bersih dari dosa untuk mengenal ini semua.

(sumber :Rustamaji, 2007 : 14 -15)

Rpp Sejarah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MTs                                      : …………………………………………………………

Mata Pelakajaran                  : Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester                     : VII / 2

Standar Kompetensi              :  5. Memahami perkembangan masyarakat sejak masa                                                      Hindu Budha sampai masa kolonial Eropa.

Kompetensi Dasar                 :  5.1. Mendeskripsikan perkembangan masyarakat,  kebudayaan, dan pemerintahan pada masa Hindu                                                          Budha serta peninggalan-peninggalannya.

Indikator                                  :

  • Mendeskripsikan masuk dan berkembangnya agama Hindu Budha di Indonesia
  • Menunjukkan pada peta daerah-daerah yang dipengaruhi unsur Hindu Budha di Indonesia
  • Menyusun kronologi perkembangan kerajaan Hindu Budha di berbagai wilayah Indonesia
  • Mengidentifikasi dan memberi contoh peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu Budha di berbagai daerah
  • Menunjukkan tempat-tempat peninggalan Kerajaan Hindu Budha pada peta.

Alokasi Waktu             :  6 jam pelajaran

  1. A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat :

  1. Mendeskripsikan masuk dan berkembangnya agama Hindu Budha di Indonesia
  2. Menunjukkan pada peta daerah-daerah yang dipengaruhi unsur Hindu Budha di Indonesia
  3. Menyusun kronologi perkembangan kerajaan Hindu Budha di berbagai wilayah Indonesia
  4. Mengidentifikasi dan memberi contoh peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu Budha di berbagai daerah
  5. Menunjukkan tempat-tempat peninggalan Kerajaan Hindu Budha pada peta.

  1. B. MATERI PEMBELAJARAN
    1. Proses masuk dan berkembangnya agama Hindu Budha di Indonesia
    2. Daerah-daerah yang dipengaruhi unsur Hindu Budha di Indonesia
    3. Perkembangan kerajaan Hindu Budha di berbagai wilayah Indonesia
    4. Contoh peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu Budha di berbagai daerah
    5. Tempat-tempat peninggalan Kerajaan Hindu Budha pada peta.
  1. C. METODE PEMBELAJARAN
    1. Ceramah
    2. Diskusi
    3. Tanya Jawab
    4. Tugas
  1. D. LANGKAH-LANGKAH

Pertemuan Pertama

  1. Kegiatan Pendahuluan
  • Apersepsi      :  Mengingatkan kembali materi Pra Aksara dengan materi masuk dan berkembangnya agama Hindu Budha di Indonesia.
  • Motivasi        :  Menampilkan gambar candi-candi peninggalan Hindu                                       Budha
  1. Kegiatan Inti
    1. Membagi siswa dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan tentang proses dan berkembangnya Hindu – Budha dan daerah-daerah yang dipengaruhi unsur Hindu – Budha di Indonesia.
    2. Hasil diskusi dipresentasikan di depan kelas, kelompok lain menanggapi
    3. Penutup
      1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
      2. Refleksi tentnag proses masuknya Hindu Budha di Indonesia.

Pertemuan Kedua

  1. Kegiatan Pendahuluan
  • Apersepsi      :  Mengingatkan kembali materi yang telah lalu tentang prose masuknya Hindu Budha di Indonesia.
  • Motivasi        :  Memberikan contoh tentang kerajaan Hindu – Budha di Indonesia.
  1. Kegiatan Inti
    1. Membagi siswa dalam kelompok untuk mendiskusikan tentang pengaruh Hindu – Budha di Indonesia.
    2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menaggapi.
    3. Penutup
      1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
      2. Refleksi tentnag proses masuknya Hindu Budha di Indonesia.
      3. Guru memberi tugas membuat peta peninggalan Kerajaan Hindu – Budha di Indonesia,

Pertemuan Ketiga

  1. Kegiatan Pendahuluan
  • Apersepsi      :  Mengingatkan kembali materi yang telah lalu tentang kronologi perkembangan Hindu Budha di Indonesia.
  • Motivasi        :  Siswa diminta memberikan contoh peninggalan kerajaan-kerajaan Hindu Budha
  1. Kegiatan Inti
    1. Membagi siswa dalam kelompok untuk mendiskusikan tentang peningalan-peninggalan sejarah Hindu – Budha di Indonesia.
    2. Hasil diskusi dipresentasikan di depan kelas, kelompok lain menanggapi
    3. Penutup
      1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
      2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapi
  1. E. SUMBER BELAJAR
    1. Buku Sejarah pegangan siswa
    2. Buku Atlas dam peta Sejarah
  1. F. PENILAIAN
    1. Tes Tulis (terlampir)
    2. Penugasan (terlampir)

…………………………………………..

Mengetahui,                                     Guru Mata Pelajaran,

Kepala Madrasah

……………………………………………………..                 …………………………………………………..

NIP.                                                                   NIP.


RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                                         :  ………………………………………………………

Mata Pelajaran                         :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester                        :  VII / 2

Standar Kompetensi                 :  5.   Memahami perkembangan masyarakat sejak masa Hindu Budha sampai masa kolonial Eropa.

Kompetensi Dasar                    :  5. 2   Mendeskripsikan perkembangan masyarakat,                                                          kebudayaan, dan pemerintahan pada masa Islam serta peninggalan peninggalannya.

Indikator                                  :

  • Melacak proses masuk dan berkembangya agama Islam di Indonesia
  • Mendiskripsikan saluran-saluran Islamisasi di Indonesia
  • Membaca dan membuat peta jalur serta daerah penyebaran Islam di Indonesia.
  • Menyusun kronologi perkembangan kerajaan Islam di berbagai wilayah Indonesia.
  • Mengidentifikasi dan memberi contoh  peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan-kerjaan yang bercorak Islam di berbagai daerah.

Alokasi Waktu             :  6 x 40 Menit

  1. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran Siswa dapat :

  1. Melacak proses masuk dan berkembangya agama Islam ke Indonesia
  2. Mendiskripsikan saluran-saluran Islamisasi di Indonesia
  3. Menjelaskan cara yang digunakan oleh wali sanga atau ulama lainya dalam menyebarkan Islam
  4. Membaca dan membuat peta jalur dan daerah penyebaran Islam di Indonesia
  5. Menyusun kronologis perkembangan kerajaan Islam di berbagai wilayah Indonesia
  6. Mengidentifikasi dan memberi contoh peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Islam di berbagai daerah.
  1. MATERI PEMBELAJARAN
    1. Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia
    2. Saluran-saluran Islamisasi di Indonesia.
    3. Cara-cara yang digunakan oleh para wali atau ulama lainya dalam menyebarkan
    4. Peta jalur  dan  daerahpenyebaran Islam di Indonesia.
    5. Kronologi perkembangan kerajan Islam di berbagai Wilayah Indonesia.
    6. Contoh peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam di berbagai daerah.
  1. METODE
    1. Ceramah
    2. Tanya Jawab
    3. Diskusi
    4. Tugas
  1. STRATEGI PEMBELAJARAN

PERTEMUAN PERTAMA

  1. Kegiatan Pendahuluan

Menjelaskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

  • Apersepsi                        :  Mengkaitkan materi kehidupan masyarakat pada masa Kera jaan Hindu Budha dengan masuknya Islam di Indonesia
  • Motivasi                 :  Menampilkan peta j alur penyebaran Islam
  1. Kegiatan Inti
    1. Siswa dibagi menjadi 5 kelompok untuk berdiskusi tentang :

- Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia

- Saluran-saluran Islamisasi di Indonesia

  1. Setiap kelompok membuat laporan hasil diskusi
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok lain menanggapi.
  1. Penutup
    1. i.      Memberikan penguatan dari hasil tanya jawab maupun diskusi kelompok siswa
    2. ii.      Membimbing siswa untuk memberikan refleksi
  1. SUMBER BELAJAR
    1. i.                                                                  Buku Sejarah pegangan siswa dan buku referensi
    2. ii.                        Atlas Sejarah
    3. iii.                        Peta
  1. PENILAIAN

1.   Tes Tulis (terlampir)

2.   Penugasan (terlampir)

……………..,………………………..

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mata Pelajaran

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MTs                                         : ………………………………………………………………

Mata Pelajaran             : Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/Semester                        : VII / 2

Standar Kompetensi               : 5. Memahami perkembangan masyarakat sejak masa

Hindu-Budha sampai masa kolonial Eropa

Kompetensi Dasar                    : 5.3. Mendeskripsikan perkembangan masyarakat,

kebudayaan, dan pemerintahan pada masa         kolonial Eropa

Indikator                                  :

  • Menguraikan proses masuknya bangsa-bangsa eropa ke Indonesia
  • Mengidentifikasi cara –cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya
  • Mengidentifikasi reaksi bangsa Indonesia terhadap bangsa Eropa
  • Mendeskripsikan perkembangan kehidupan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa kolonial eropa

Alokasi Waktu             :        6 jam pelajaran

  1. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat :

  1. Menguraikan proses masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia
  2. Mengidentifikasi cara –cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya
  3. Mengidentifikasi reaksi bangsa Indonesia terhadap bangsa Eropa
  4. Mendeskripsikan perkembangan kehidupan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa kolonial Eropa
  1. MATERI PELAJARAN

1. Proses masuknya bangsa eropa ke Indonesia

2. Cara – cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya

3. Reaksi bangsa Indonesia terhadap bangsa Eropa

4. Perkembangan kehidupan masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa kolonial Eropa

  1. METODE PEMBELAJARAN

1. Diskusi

2. Ceramah bervariasi

3. Tanya Jawab

4. Tugas

  1. LANGKAH-LANGKAH

Pertemuan Pertama

  1. Pendahuluan

Apersepsi :    Berdialog tentang arti penting Indonesia sebagai penghasil rempah-rempah.

Motivasi   :    Siswa diminta memberi contoh arti penting rempah-rempah sebagai komoditas perdagangan dunia.

  1. Kegiatan Inti
    1. Siswa dibagi menjadi 5 kelompok
    2. Setiap kelompok diberi tugas mengamati peta jalur perdagangan di Asia Eropa.

-         Mencari penyebab latar belakang kedatangan bangsa Eropa di Indonesia.

-         Mendeskripsikans cara-cara yang digunakan bangsa Eropa untuk mencapai tujuannya.

  1. Setiap kelompok membuat laporan hasil kerja
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja di depan kelas
  3. Tanya jawab tentang perbedaan hasil kerja
  1. Penutup
    1. Penilaian
    2. Refleksi :

-         Siswa menyimpulkan manfaat posisi yang strategis untuk perdagangan

Pertemuan Kedua

  1. Pendahuluan

Apersepsi :    Jelaskan sifat manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

Motivasi   :    Menjelaskan bahwa sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendiri tetapi perlu bantuan orang lain dalam memenuhi kebutuhan.

  1. Kegiatan Inti
    1. Tanya jawab tentang perdagangan antara pulau
    2. Tanya jawab tentang perdagangan di Asia Tenggara
    3. Tanya jawab tentang keterkaitan perdagangan antar pulau dengan perdagangan di Asia Tenggara
    4. Tanya jawab tentang latar belakang kedatangan bangsa barat ke dunia timur
    5. Penjelasan dan tanya jawab tentang keterkaitan antara jatuhnya Konstatinopel dengan perubahan jalur perdagangan
  1. Penutup
    1. Penilaian
    2. Refleksi

-         Siswa menyimpulkan tentang pentingnya berhubungan antara bangsa di antara melalui perdagangan

Pertemuan Ketiga

  1. Pendahuluan

Apersepsi :    Diingatkan kembali pelajaran yang lalu tentang perdagangan antar pulau, Asia Tenggara dan kedatangan bangsa Barat ke Asia.

Motivasi   :    Ditampilkan peta pelayaran samudra Bangsa Eropa ke Asia

  1. Kegiatan Inti
    1. Tanya jawab tentang kedatangan bangsa barat yaitu Portugis ke Malaka
    2. Tanya jawab tentang akibat jatuhnya Malaka terhadap kegiatan perdangan di Nusantara
    3. Menunjukkan rute perdagangan Portugis, Spanyol, Inggris dan Belanda
  1. Penutup
    1. Penilaian
    2. Refleksi , siswa menyampaikan pesan adanya pertentangan atau persaingan antara pedangan Asia dengan Eropa
    3. Penugasan membuat peta jalur perdagangan bangsa Eropa ke Asia secara berkelompok terdiri dari 4 anak untuk dikumpulkan minggu berikutnya
  1. SUMBER BELAJAR
  2. Buku Sejarah pegangan siswa
  3. Atlas
  4. Peta Dunia
  1. PENILAIAN
  2. Teknik Penilaian

a. Tes Tulis

b. Tes Unjuk Kerja

  1. Bentuk Instrumen

a. Tes Uraian

b. Tes Idenifikasi

c. Uji Petik Kerja Produk

  1. Soal / Instrumen

Terlampir

……………..,………………………..

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mata Pelajaran

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :  …………………………………………….

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / 2

Standar Kompetensi     : 6. Memahami usaha mempertahankan Republik Indonesia.

Kompetensi Dasar        : 6.1. Mendeskripsikan perjuangan bangsa Indonesia merebut Iran

Barat.

Indikator                      :

  • Menguraikan latar belakang terjadinya perjuangan mengembalikan Irian Barat.
  • Mengidentifikasi perjuangan diplomasi dalam upaya mengembalikan Irian Barat.
  • Mengidentifikasi perjuangan dengan konfrontasi politik dan ekonomi dalam upaya mengembalikan Irian Barat.
  • Mengidentifikasi pelaksanaan Trikomando rakyat (Trikora) untuk merebut Irian Barat.
  • Mendeskripsikan persetujuan New York dan pengaruhnya terhadap penyelesaian masalah Irian Barat.
  • Menjelaskan arti penting penentuan pendapat rakyat (Pepera).

Alokasi                         : 6 jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menguraikan latar belakang terjadinya perjuangan mengembalikan Irian Barat.
  2. Mengidentifikasi perjuangan diplomasi dalam upaya mengembalikan Irian Barat.
  3. Mengidentifikasi perjuangan dengan konfrontasi politik dan ekonomi dalam upaya mengembalikan Irian Barat.
  4. Mengidentifikasi pelaksanaan Trikomando rakyat (Trikora) untuk merebut Irian Barat.
  5. Mendeskripsikan persetujuan New York dan pengaruhnya terhadap penyelesaian masalah Irian Barat.
  6. Menjelaskan arti penting penentuan pendapat rakyat (Pepera).

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Latar belakang terjadinya perjuangan mengembalikan Irian Barat.
  2. Bentuk-bentuk perjuangan politik dan diplomasi.
  3. Bentuk-bentuk perjuangan dengan konfrontasi bersenjata.
  4. Isi Trikora.
  5. Tahap-tahap operasi pembebasan Irian Barat.
  6. Persetujuan New York.
  7. Papera.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Inquiri
  4. Tanya Jawab
  5. Simulasi

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

Materi  : – Latar belakang terjadinya perjuangan mengembalikan Irian Barat.

- Bentuk-bentuk perjuangan politik dan diplomasi.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan :

-         Mengapa rakyat Indonesia harus masih memperjuangkan kembalinya Irian Barat.

3.   Apersepsi  (pengetahuan pra syarat).

-         Dimanakah letak Irian Barat itu?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru minta siswa untuk memperhatikan peta Indonesia.
  2. Guru membagi kelompok-kelompok siswa setiap kelompok terdiri dari 4 siswa.
  3. Siswa berdiskusi menjawab pertanyaan mengapa terjadi perjuangan mengembalikan Irian Barat dan bentuk-bentuk perjuangan politik dan diplomasi.
  4. Guru meminta salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. Memberikan tugas individu pada siswa untuk mengerjakan latihan soal yang sudah disiapkan guru.

2.   Pertemuan II

Materi  : – Terjadinya perjuangan bersenjata.

- Isi Trikora

- Operasi mandala.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan :

-         Benarkah bangsa kita sebagai bangsa pemberani dan pejuang?

3.   Apersepsi  (pengetahuan pra syarat).

-         Bagaimanakah bentuk perjuangan bersenjata yang dilakukan bangsa Indonesia untuk mengembalikan Irian Barat ?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru minta siswa untuk menjawab pertanyaan guru tentang terjadinya perjuangan bersenjata.
  2. Guru menginformasikan bentuk perjuangan bersenjata.
  3. Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok.
  4. Siswa diminta untuk menyimpulkan tentang latar belakang perjuangan bersenjata, isi trikora dan operasi mandala.

c. Penutup

  1. melakukan tes berhubungan dengan materi di atas.
  2. memberikan tugas individu.

3.   Pertemuan III.

Materi  : – Persetujuan New York

- Pepera.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
  2. Motivasi :

-         Benarkah masalah Irian Barat dapat diselesaikan secara damai?

3.   Apersepsi  :

-         Kapan Pepera dilaksanakan?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang materi di atas.
  2. Guru mengiformasikan tentang persetujuan New York dan Pepera.
  3. Guru dan siswa membuat kesimpulan bersama.

c. Penutup

  1. Guru memberi pertanyaan sebagai post tes.
  2. Guru memberi tugas individu.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Khasanah ilmu pengetahuan sosial 3 penerbit Tiga Serangkai.
  2. Buku-buku sejarah yang relevan.

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes lisan
  2. tes tertulis
  3. penugasan
  4. demonstrasi/simulasi
  5. diskusi

2. Bentuk Instrumen

  1. daftar pertanyaan
  2. tes isian singkat
  3. tes pilihan ganda
  4. tes uraian
  5. pekerjaan rumah
  6. bagan rangkuman
  7. lembar diskusi.

……………….., ………………………..

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mapel

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             : …………………………………………….

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / 2

Standar Kompetensi     : 6. Memahami usaha mempertahankan Republik Indonesia.

Kompetensi Dasar        : 6.2. Mendeskripsikan peristiwa tragedi nasional peristiwa

Madiun/PKI, DI/TII, G.30 S/PKI dan konflik-konflik internal

lainnya.

Indikator                      :

  • Menjelaskan dampak persoalan hubungan pusat-daerah, persaingan idiologis dan pergolakan sosial politik lainnya terhadap kehidupan politik nasional dan daerah sampai awal tahun 1960 an.
  • Mendeskripsikan terjadinya peristiwa madiun dan cara pemerintah mengatasinya.
  • Menjelaskan terjadinya peristiwa pemberontakan DI/TII dan cara pemerintah mengatasinya.
  • Mengidentifikasi keadaan politik, ekonomi, sosial dan budaya sebelum terjadinya peristiwa G. 30 S/PKI.
  • Menjelaskan terjadinya peristiwa G.30 S/PKI dan cara penumpasannya.

Alokasi                         : 6 jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menjelaskan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah pada masa-masa awal setelah proklamasi.
  2. Menjelaskan sebab-sebab terjadinya pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948.
  3. Menjelaskan proses terjadinya pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948.
  4. Menjelaskan cara-cara mengatasi/menumpas pemberontakan PKI di Madiun.
  5. Menjelaskan tujuan pemberontakan darul Islam diberbagi daerah di Indonesia.
  6. Menunjukkan lokasi daerah-daerah tempat terjadinya pemberontakan DI/TII pada peta.
  7. Menjelaskan hubungan antara pemberontakan DI/TII diberbagai daerah di Indonesia.
  8. Menjelaskan cara-cara mengatasi pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh dan Sulawesi Selatan.
  9. Menjelaskan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia sebelum pecahnya pemberontakan PKI tahun 1965.

10.  Menjelaskan keadaan politik pemerintah Republik Indonesia sebelum pecahnya pemberontakan PKI tahun 1965.

11.  Menjelaskan kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia sebelum pecahnya G. 30 S/PKI.

12.  Menjelaskan secara singkat terjadinya pemberontakan G. 30 S/PKI.

13.  Menjelaskan cara mengatasi/menumpas pemberontakan G. 30 S/PKI.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Hubungan pemerintah pusat dan daerah pada masa awal kemerdekaan.
  2. Sebab-sebab terjadinya pemberontakan PKI di Madium.
  3. Proses pemberontakan PKI di Madium.
  4. Penumpasan pemberontakan PKI di Madiun.
  5. Tujuan pemberontakan DI/TII.
  6. Daerah-daerah tempat terjadinya pemberontakan DI/TII.
  7. Kaitan pemberontakan DI/TII antara daerah di Indonesia.
  8. Cara-cara mengatasi pemberontakan DI/TII di berbagai daerah.
  9. Kondisi ekonom, politik dan sosial budaya di Indonesia sebelum pecahnya pemberontakan PKI tahun 1965.

10.  Proses pemberontakan PKI tahun 1965.

11.  Cara mengatasi/penumpasan pemberontakan G. 30 S/PKI.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Tanya Jawab
  4. Penugasan

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

Materi  : 1 – 4

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, mengisi buku jurnal KDM, kerapaian dan ketertiban siswa.

2.   Apersepsi  :

-         Guru memajang peta Indonesia dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang pemerintah pusat dan daerah.

-         Dan dilanjutkan dengan pertanyaan : apakah hubungan pusat – daerah pada masa awal kemerdekaan sudah berjalan dengan baik?

b. Kegiatan Inti.

  1. Siswa diminta memperhatikan peta di depan, dan memperhatikan penjelasan guru tentang hubungan pemerintah pusat dan daerah, hingga menimbulkan terjadinya pemberontakan-pemberontakan di daerah.
  2. Siswa mencari dan menyebutkan contoh-contoh pemberontakan yang pernah terjadi di Indonesia.
  3. Siswa membaca teks dalam buku untuk menemukan sebab-sebab terjadinya pemberontakan PKI di Madiun.
  4. Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang proses pemberontakan PKI di Madiun. Dan cara penumpasannya, diselingi tanya jawab.
  5. Siswa dipandu guru mencatat rangkuman materi.

c. Penutup

Siswa dan guru mengambil simpulan dengan membuat penekanan-penekanan tentang materi di atas.

2.   Pertemuan II

Materi  : 5 – 8

a. Pendahuluan :

-  Apersepsi  (pengetahuan pra syarat).

-         Dengan mengingatkan kembali materi-materi sebelumnya, untuk kemudian anak-anak di arahkan ke materi pemberontakan lain di Indonesia.

b. Kegiatan Inti.

  1. Dengan tetap menggunakan peta Indonesia, siswa diminta menunjukkan lokasi-lokasi lain tempat terjadinya pemberontakan di Indonesia pada masa lalu, dengan menyebut pula nama pemberontakannya.
  2. Siswa membaca materi pada buku materi yang ada tentang pemberontakan darul Islam di Indonesia.
  3. Kemudian dilakukan tanya jawab, dan siswa maju untuk menunjukkan lokasi tempat pemberontakan DI/TII di Indonesia.
  4. Siswa mencatat rangkuman materi yang meliputi tujaun daerah DI/TII, tempat terjadinya, hubungan antara daerah pemberontakan dan cara mengatasinya masing-masing atas panduan guru.

c. Penutup

- Guru bertanya 2 – 3 pertanyaan dengan jawaban singkat atas materi-materi

pokok di atas! Secara lisan.

3.   Pertemuan III

Materi  : 9 – 13

a. Pendahuluan :

-  Apersepsi  (pengetahuan pra syarat).

-         Dengan berbagai pertanyaan tentang peristiwa G. 30 S/PKI (misalnya: Pahlawan-Pahlawan Revolusi dll. )

b. Kegiatan Inti.

  1. Dengan menunjukkan foto-foto pahlawan revolusi, guru menjelaskan peristiwa terjadinya pemberontakan G.30 S/PKI ( bisa foto-foto dokumen tentang “lubang buaya” dll. )
  2. Siswa diminta mengali tentang sebab-sebab terjadinyapemberontakan PKI melalui literature/referensi lain atau dari buku-buku yang sesuai bhkan bias dari hasil wawancara dengan orang-orang yang mengalami langsung.
  3. Siswa membaca materi ajar pada buku materi yang ada untuk mendapatkan cara-cara penumpasan G.30 S/PKI.
  4. Siswa mencatat rangkuman materi atas bimbingan guru.

c. Penutup

Guru menyampaikan tugas kelompok (2-3 orang)!

Tugas         ;

-        Wawancaralah satu orang yang mengalami terjadinya G.30 S/PKI di sekitar tempat tinggalmu!.

-        Catat/rekam hal-hal penting yang kamu dapatkan dari wawancara (cerita sederhana) tersebut.

-        Laporkan hasilnya secara berkelompok dalam bentuk tertulis.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai
  2. Peta Indonesia
  3. Nara sumber
  4. Gambar-gambar pahlawan
  5. Foto-foto dokumen
  6. Guru

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes tertulis
  2. penugasan
  3. tes lisan

……………….,………………………..

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mapel

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :  …………………………………………….

Mata Pelajaran :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / 2

Standar Kompetensi     : 7. Memahami perubahan pemerintah dan kerjasama Internasional.

Kompetensi Dasar        : 7.1. Menjelaskan berakhirnya masa orde baru dan lahirnya

reformasi.

Indikator                      :

  • Menyusun kronologis dan mendeskripsikan peristiwa-peristiwa politik penting pada masa orde baru.
  • Menggunakan data statistik untuk menguraikan proses perkembangan ekonomi pada masa orde baru.
  • Mendeskripsikan berakhirnya orde baru dan lahirnya reformasi.

Alokasi                         : 4 jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menguraikan sekilas tentang orde baru.
  2. Menjelaskan berbgai peristiwa politik, sosial dan ekonomi pada masa orde baru.
  3. Mendeskripsikan proses lahirnya gerakan reformasi.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Peristiwa-peristiwa politik penting pada masa orde baru.
  2. Data statistik ekonomi orde baru.
  3. Berakhirnya orde baru, krisis ekonomi dan gerakan reformasi.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Diskusi kelompok

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi         :

-         menunjukkan gambar Prsiden Soeharto

  1. Motivasi           :

-         Siswa diminta memberi pendapat mengenai Presiden Soeharto.

b. Kegiatan Inti.

  1. Siswa dibagi menjadi 8 kelompok.
  2. Setiap kelompok diberi tugas untuk mendiskusikan masalah:

-         Pengertian orde baru.

-         Peristiwa yang melatar belakangi lahirnya orde baru.

-         Kondisi ekonomi pada masa orde baru.

-         Kondisi politik pada masa orde baru.

-         Kondisi sosial dan budaya pada masa orde baru.

-         Pelaksanaan politik luar negeri pada masa orde baru.

-         Pelaksanaan hukum pada masa orde baru.

  1. Setiap kelompok mempresentsikan hasil diskusi secara bergiliran.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. Melakukan tes/pertanyaan yang berhubungan dengan materi di atas.
  3. Memberikan tugas individu membuat laporan pengetahuan siswa tentang orde baru.

2.   Pertemuan II

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi         :

-         Menayangkan gambar yang berhubungan dengan reformasi, missal : Amin Rais.

  1. Motivasi           :

-         Cerita tentang pentingnya penegakan hukum.

b. Kegiatan Inti.

  1. Siswa dibagi menjadi 5 kelompok.
  2. Setiap kelompok diberi tugas untuk mendiskusikan masalah:

-         Pengertian reformasi.

-         Latar belakangi terjadinya reformasi.

-         Kronologis gerakan reformasi.

-         Kondisi ekonomi dan politik pada masa reformasi.

-         Kondisi sosial dan budaya pada masa reformasi

  1. Setiap kelompok mempresentsikan hasil diskusi secara bergiliran.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. Refleksi            ;

Siswa memberikan kesan betapa pentingnya menjaga kondisi politik, ekonomi, sosial budaya secara bersih seseuai dengan kepribadian bangsa.

  1. Tugas kelompok           :

Membuat kliping mengenai pemerintah pada masa reformasi dengan ketentuan.

-         kliping minimal 5 halaman

-         setiap artikel/gambar diberi pendapat.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Gabar-gambar yang berhubungan dengan orde baru dan reformasi.
  2. Kertas HVS/Folio.
  3. CD
  4. OHP

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik Penilaian.

  1. tes lisan
  2. tes unjuk kerja
  3. non tertulis

2. Bentuk Instrumen

  1. tes uraian
  2. uji petik kerja produk

3. Soal Instrumen    ;

  1. Jelaskan latar belakang lahirnya orde baru.
  2. Jelaskan keberhasilan pembangunan masa orde baru.
  3. Jelaskan kondisi politik masa orde baru.
  4. Jelaskan kondisi sosial dan budaya masa orde baru.
  5. Jelaskan pelaksanaan politik luar negeri masa orde baru.
  6. Sebutkan pelaksanaan pemilu masa orde baru.
  7. Jelaskan sistem sosial, ekonomi dan politik pada masa akhir orde baru.
  8. Uraikan proses lahirnya gerakan reformasi.
  9. Jelaskan arti reformasi dan tujuan reformasi.

10.  Menurut kalian apakah reformasi sudah sesuai dengan tujuan dan cita-cita semula.

……………….,…………………………

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mapel

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             : ……………………………………………

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / 2

Standar Kompetensi     : 7. Memahami perubahan pemerintah dan kerjasama Internasional.

Kompetensi Dasar        : 7.2. Menguraikan perkembangan lembaga internasional dan peran

Indonesia dalam kerjasma.

Indikator                      :

  • Menguraikan secara kronologis KAA dan mendeskripsikan peran Indonesia.
  • Mendeskripsikan perkembangan ASEAN dan peran Indonesia.
  • Mendeskripsikan perkembangan keanggotaan aktifitas PBB dan peran Indonesia.
  • Mendeskripsikan perkembangan gerakan NON Blok dan peran Indonesia.
  • Menjelaskan peran lembaga Internasional dalam menciptakan ketertiban, perdamaian dan kesejahteraan antar bangsa.

Alokasi                         : 6 jam pelajaran ( 3 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menguraikan secara kronologis KAA dan mendeskripsikan peran Indonesia.
  2. Mendeskripsikan perkembangan ASEAN dan peran Indonesia.
  3. Mendeskripsikan perkembangan keanggotaan aktifitas PBB dan peran Indonesia.
  4. Mendeskripsikan perkembangan gerakan NON Blok dan peran Indonesia.
  5. Menjelaskan peran lembaga Internasional dalam menciptakan ketertiban, perdamaian dan kesejahteraan antar bangsa.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Kronologis KAA dan peran Indonesia.
  2. Perkembangan ASEAN dan peran Indonesia.
  3. Perkembangan keanggotaan aktifitas PBB dan peran Indonesia.
  4. Mendeskripsikan perkembangan gerakan NON Blok dan peran Indonesia.
  5. Menjelaskan peran lembaga Internasional dalam menciptakan ketertiban, perdamaian dan kesejahteraan antar bangsa.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Tanya jawab
  4. Pengamatan

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

- Kronologis KAA dan peran Indonesia.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian.
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan.
  3. Apersepsi.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru minta siswa di bagi menjadi 8 kelompok.
  2. Setiap kelompok untuk mendeskrispsikqn KAA dan peran Indonesia.
  3. Guru menyimpulkan hasil diskusi.

c. Penutup

  1. membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. refleksi.

2.   Pertemuan II

-        Perkembangan ASEAN dan peran Indonesia.

-        Perkembangan keanggotaan aktifitas PBB dan peran Indonesia.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian.
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan.
  3. Apersepsi.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menjelaskan perkembangan ASEAN dan peran Indonesia.
  2. Guru menyebutkan keanggotan PBB.
  3. Guru memperlihatkan gambar-gambar anggota ASEAN dan PBB.
  4. Siswa menyimpulkan penjelasan guru.
  5. Guru menyimpulkan penjelasan materi.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. Memberi pertanyaan yang berkaitan dengan materi.
  3. Memberi tugas.

3.   Pertemuan III

- Peran lembaga Internasional dalam menciptakan ketertiban, perdamaian dan

kesejahteraan antar bangsa.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian.
  2. Motivasi  : siswa di minta untuk menunjukkan gambar-gambar lembaga Internasional
  3. Apersepsi.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru meminta memperhatikan gambar-gambar lembaga-lembaga perdamaian.
  2. Guru menjelaskan peranan lembaga internasional untuk menciptakan ketertiban, perdamaian dan kesejahteraan antar bangsa.
  3. Guru menyimpulkan penjelasan materi di atas.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. Memberi tugas porto folio.
  3. Melakukan evaluasi pertanyaan.

E. Alat dan Sumber Belajar       ;

  1. Buku IPS kelas IX
  2. Gambar-gambar.
  3. CD

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik Penilaian.

  1. Tes lisan
  2. Tes tertulis
  3. Penugasan

2. Bentuk Instrumen

  1. Tes lisan singkat
  2. Tes pilihan ganda
  3. Tes uraian
  4. Tugas pekerjaan rumah
  5. Lembar diskusi dan observasi.

…………….,………………………….

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mapel

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             : ……………………………………………………………..

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : VIII / 2

Standar Kompetensi     : 5. Memahami usaha persiapan  kemerdekaan.

Kompetensi Dasar        : 5.1. Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa sekitar proklamasi dan

proses terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia.

Indikator                      :

  • Melacak perbedaan perspektif antar kelompok sekitar proklamasi.
  • Menyusun kronologis proklamasi kemerdekaan Indonesia.
  • Mendiskripsikan secara kronologis proses penyebaran berita tentang proklamasi kemerdekaan dan sikap rakyat di berbagai daerah.
  • Menjalankan proses terbentuknya negara dan pemerintah Republik Indonesia beserta kelengkapannya dengan sidang PPKI.
  • Menganalisis dukungan spontan dan tindakan heroik dari berbagai daerah terhadap pembentukan negara dan pemerintah Republik Indonesia.

Alokasi                         : 10 jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran siswa dapat :

  1. Menggali informasi tentang perbedaan perspektif antar kelompok sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan referensi dan sumber lain yang relevan.
  2. Membuat naskah sosiodrama kronologis proklamasi kemerdekaan Indonesia dan menampilkannya.
  3. Menggali informasi dengan referensi dan sumber yang relevan tentang penyebaran berita proklamasi kemerdekaan.
  4. Menelaah proses terbentuknya negara dan pemerintah Republik Indonesia dengan sidang-sidang PPKI tanggal 18,19, dan 22 agustus 1945.
  5. Membaca buku referensi dan mengamati gambar dukungan spontan dan tindakan heroic dari berbagai daerah.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Perbedaan perspektif antar kelompok sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan referensi dan sumber lain yang relevan.
  2. Kronologis proklamasi kemerdekaan Indonesia.
  3. Penyebaran berita proklamasi kemerdekaan melalui berita radio, panfel, selebaran.
  4. Proses terbentuknya negara dan pemerintah Republik Indonesia dengan sidang-sidang PPKI.
  5. Dukungan dari berbagai daerah berupa dukungan spontan dan tindakan heroic dari berbagai daerah.

C. Metode Pengajaran  :

1.  Ceramah

2.  Diskusi

3.  Inquiry

4.  Tanya Jawab

5.  Simulasi

6.  Observasi/Pengamatan

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

Materi  : Perbedaan perspektif antar kelompok sekitar proklamasi kemerdekaan

Indonesia.

a.  Pendahuluan            :

  1. Memeriksa kehadiran siswa.
  2. Memotivasi dengan mengajukan pertanyaan :

- Apa yang di maksud dengan golongan tua.

- Siapa saja tokoh-tokoh golongan tua.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru memandu siswa melaksanakan diskusi dan semua kelompok dipersilahkan untuk mengatur tempat duduk dan pembagian tugas hasil diskusi.
  2. Masing-masing kelompok mendiskusikan :

-         Golongan tua, golongan muda, tokoh-tokohnya, perspektif masing-masing golongan.

  1. Mempresentasikan hasil diskusi masing-masing kelompok.
  2. Melakukan penilaian dari hasil pengamatan palaksanaan diskusi dan presentasi.

2.   Pertemuan II

Materi  :  – Kronologis proklamasi kemerdekaan Indonesia.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa.
  2. Memotivasi dengan mengajukan pertanyaan, contoh :

-         Kapan Jepang menyerah pada sekutu.

-         Apa yang di maksud dengan status quo.

-         Siapa yang terlibat dalam proses penulisan naskah proklamasi.

3.  Apresiasi  :

-         menyerahkan Jepang kepada sekutu

-         status quo di Indonesia akibat menyerahnya Jepang.

-         tokoh-tokoh yang terlibat dalam penulisan naskah proklamasi.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru memberi penjelasan materi di selingi tanya jawab.
  2. Guru memberi tugas-tugas kelompok.
  3. Guru mempresentasikan tugas masing-masing kelompok.

c. Penutup

1. Penilaian

2. Memberi tugas individu.

3.   Pertemuan III

Materi  :  Penyebaran berita proklamasi kemerdekaan malalui berita radio, panflet, selebaran.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa.
  2. Memotivasi dengan mengajukan pertanyaan, contoh :

a)      Apa nama kantor berita milik Jepang.

b)      Siapa nama tokoh yang menyebarkan berita proklamasi.

c)      Apa nama surat kabar yang memberitakan proklamasi.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru memberi penjelasan materi di selingi tanya jawab.
  2. Guru memberi tugas-tugas kelompok.
  3. Guru mempresentasikan tugas masing-masing kelompok.

c. Penutup

Penilaian

4.   Pertemuan IV

Materi  :  Proses terbentuknya negara dan pemerintah Republik Indonesia dengan sidang PPKI.

a. Pendahuluan :

1. Apresiasi  : tanya jawab tentang PPKI

2. Motivasi   :

-   Mengajukan pertanyaan tentang hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945

-   Mengajukan pertanyaan tentang hasil sidang PPKI tanggal 19 Agustus 1945.

-   Mengajukan pertanyaan tentang hasil sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945.

b. Kegiatan Inti.

Guru menjelasankan hasil sidang PPKI tanggal 18, 19,22 Agustus 1945.

c. Penutup

1. Penilaian

2. Memberi tugas individu.

E. Sumber dan Media Pembelajaran.

1. Peta

2. Atlas

3. Buku Panduan

4. Lembar penilaian (psikomatik)

F.  Penilaian Hasil Belajar

1. Tehnik

  • Tes tertulis
  • Tes unjuk kerja

2. Bentuk Instrumen

  • Tes uraian
  • Tes identifikasi

Soal     ;

a. Tes Uraian    ;

  1. Apa perbedaan pendapat yang terjadi pada golongan tua dan golongan muda?
  2. Jelaskan apa yang di maksud dengan vacuum of  power?
  3. Sebutkan 3 cara penyebaran berita proklamasi kemerdekaan RI.
  4. Sebutkan hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945.

……………..,…………………………..

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mapel

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             : ……………………………………………………………….

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kelas / Semester          : VIII / 2

Standar Kompetensi     : 5. Memahami Usaha Persiapan  Kemerdekaan Indonesia

Kompetensi Dasar        : 5.1. Menjelaskan Proses Kemerdekaan Indonesia.

Indikator                      :

  • Menjelaskan alasan jepang membentuk BPUPKI
  • Mendiskripsikan secara kronologis proses penyusunan dasar dan konstitusi untuk negara Indonesia yang akan didirikan
  • Mengidentifikasi dibentuknya PPKI dan peranannya dalam proses persiapan kemerdekaan Indonesia

Alokasi                         : 6 jam pelajaran ( 3 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran :

Setelah selesai melakukan kegiatan pembelajaran siswa dapat :

  1. Menjelaskan alasan jepang membentuk BPUPKI
  2. Mendiskripsikan secara kronologis proses penyusu-nan dasar dan konstitusi untuk negara Indonesia yang akan didirikan
  3. Mengidentifikasi dibentuknya PPKI dan peranannya dalam proses persiapan kemerdekaan Indonesia

B. Materi Pembelajaran :

  1. Alasan jepang membentuk BPUPKI
  2. Proses penyusunan dasar dan konstitusi untuk negara Indonesia yang akan didirikan
  3. Proses dibentuknya PPKI dan peranannya dalam proses persiapan kemerdekaan Indonesia

C. Metode Pembelajaran :

  1. Ceramah bervariasi
    1. Diskusi
    2. Inquiry
    3. Tanya Jawab
    4. Penugasan

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran :

1.   Pertemuan I

Materi  : Alasan Jepang membentuk BPUPKI

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa.
  2. Memotivasi dengan mengajukan pertanyaan :

- Apakah kalian pernah mendengar kata BPUPKI

- Siapakah yang membentuk BPUPKI

- Apakah perananan BPUPKI dalam persiapan kemerdekaan Indonesia

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru membagi siswa dalam kelompok untuk berdiskusi dan membagi materi diskusi
  2. Setiap kelompok melaporkan  hasil diskusi tentang alasan Jepang membentuk BPUPKI
  3. Siswa mempresentasikan hasil diskusi
  4. Guru melaksanakan penilaian dari hasil diskusi

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan hasil diskusi bersama-sama
  2. Melaksanakan tes yang berhubungan dengan materi
  3. Guru memberikan tugas individu agar siswa menuliskan latar belakang terbentuknya BPUPKI

2.   Pertemuan II

Materi  :  Proses penyusunan dasar dan konstitusi untuk negara Indonesia yang akan didirikan

a. Pendahuluan :

  1. Apresepsi : Guru menanyakan kembali pelajaran yang lalu tentang berita proklamasi kemedekaan Indonesia
  2. Motivasi : Ditampilkan gambar tokoh pendiri Republik Indonesia

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru mengarahkan siswa untuk membaca buku dan mengamati gambar yang berkaitan dengan proses dan penyusunan dasar.
  2. Guru membagi siswa dalam kelompok maksimal 5 orang untuk berdiskusi membahas isi sidang hasil BPUPKI dari 1 Maret – Juli 1945, dan PPKI pada awal Agustus 1945
  3. Tanya jawab cara-cara yang dilakukan untuk memutuskan agenda sidang kedua lembaga tersebut.
  4. Memberikan tugas rumah tentang karangan yang bertema “Seandainya aku hidup di masa Proklamasi 1945″

3.   Pertemuan III

  • Materi     :  Peranan PPKI dalam proses persiapan kemerdekaan Indonesia

a. Pendahuluan :

1. Appersepsi :    Berdialog tentang kelemahan-kelemahan yang ada dalam BPUPKI

2. Motivasi    :     Bahwa bentuk negera kesatuan awalnya tidak merupakan pilihan pertama, ada pilihan lainj misalnya Kerajaan, Negara Islam atau Negara Federal.

b. Kegiatan Inti.

  1. Mempresentasikan hasil pekerjaan rumah dengan penyuruh 2 anak untuk membawakan di depan kelas.
  2. Guru membagi dalam kelompok maksimal 5 orang kemudian memberi tugas untuk menyebutkan 6 peranan PPKI dalam melakukan sidang secara berkala.
  3. Mempresentasikan hasil diskusi dari masing-masing kelompok.
  4. Mengadakan kegiatan pengamatan terhadap jalannya diskusi.

E. Sumber Belajar

  1. Buku Sejarah pegangan siswa dan referensi
    1. Foto-foto tokoh proklamasi

F.  Penilaian

1. Tes tertulis (dibuat soal)

2. Penugasan

3. Observasi

……………..,………………………..

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                            Guru Mata Pelajaran

……………………..                                                  ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :

Mata Pelajaran :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / II

Standar Kompetensi     : 5. Memahami hubungan manusia dengan bumi.

Kompetensi Dasar        : 5.1. Menginterprestasikan peta tentang pola dan bentuk-bentuk muka

bumi.

Indikator                      :

  • Menganalisis bentuk-bentuk muka bumi pada peta.
  • Membuat diagram/penumpang melintang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.
  • Mendeskripsikan pola dan bentuk obyek geografis sesuai dengan bentang alam.

Alokasi                         : 6 jam pelajaran ( 3 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menganalisis bentuk-bentuk muka bumi pada peta.
  2. Membuat diagram/penumpang melintang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.
  3. Mendeskripsikan pola dan bentuk obyek geografis sesuai dengan bentang alam.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Peta tentang pola dan bentuk-bentuk muka bumi.
  2. Diagram bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.
  3. Pola dan bentuk obyek geografis sesuai bentang alam.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Inquiry
  4. Tanya Jawab
  5. Pengamatan ( observasi )

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

Materi  : – Bentuk-bentuk muka bumi.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
  2. Motivasi : dengan beberapa pertanyaan misalnya           :

-         Mengapa permukaan bumi tidak rata?

-         Pernahkah kalian pergi kepantai atau ke gunung?

-          Sebutkan apa saja yang kamu lihat?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru meminta siswa untuk memperhatikan peta.
  2. Siswa menyebutkan relief yang ada pada pada peta.
  3. Siswa menyimpulkan kegiatan guru.
  4. Guru memberikan pertanyaan pada siswa dengan berdiskusi interaktif.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan.
  2. Melakukan tes yang berhubungan dengan materi.
  3. Memberi tugas individu agar siswa menyebutkan contoh relief daratan dan dsar laut lewat gambar majalah atau Koran.

2.   Pertemuan II

Materi  : – Diagram bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.

- Pola dan bentuk obyek geografis.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Menanyakan kembali materi yang lalu.
  2. Motivasi dengan beberapa pertanyaan misalnya :

-         Berilah contoh relief permukaan bumi dan dasar laut?.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru meminta siswa untuk memperhatikan gambar-gambar bentuk permukaan bumi daratan dan dasar laut.
  2. Siswa menjelaskan perbedaan daratan dan dasar laut.
  3. Secara bergantian siswa maju ke depan untuk menunjukkan contoh relief daratan dan dasar laut.
  4. Secara kelompok siswa membuat kesimpulan tentang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.

c. Penutup

  1. Melakukan tes yang berhubungan dengan materi di atas.
  2. Memberi tugas individu di LKS.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Buku

-         Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai

-         Buku paket Geografi kelas IX

-         Buku IPS kelas IX penerbit Erlangga

  1. Guru
  2. OHP
  3. Gambar-gambar
  4. CD

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes lisan
  2. tes tertulis
  3. penugasan
  4. demonstrasi/simulasi

2. Bentuk Instrumen

  1. tes isian singkat
  2. tes uraian
  3. pekerjaan rumah
    1. Intrumen

Jelaskan empat macam bentuk muka bumi daratan !

2. Gambar penampang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut !

3. Amatilah peta bentuk muka bumi pulau Kalimantan. Jelaskan pola dataran rendah dan pegunungan di pulau tersebut !

Klaten,14 Januari 2008

Mengetahui

Kepala Madrasah                                                         Guru Mapel

………………..                                                          ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :

Mata Pelajaran :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / II

Standar Kompetensi     : 5. Memahami hubungan manusia dengan bumi.

Kompetensi Dasar        : 5.2. Mendeskripsikan keterkaitan unsur-unsur geografis dan

penduduk di kawasan Asia Tenggara.

Indikator                      :

  • Menunjukkan letak geografis kawasan Asia Tenggara.
  • Menginterprestasikan peta untuk mendapatkan informasi bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  • Mendeskripsikan keadaan iklim di kawasan Asia Tenggara.
  • Mendeskripsikan Sumber daya alam di kawasan Asia Tenggara.
  • Menyajikan  informasi data kependudukan ( jumlah, persebaran, suku bangsa) dan mata pencaharian di kawasan Asia Tenggara.
  • Memberikan contoh barang-barang perdagangan antar negara di kawasan Asia Tenggara.
  • Memberikan contoh bentuk kerjasama Indonesia dengan  negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Alokasi                         : 10 jam pelajaran ( 5 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menunjukkan letak geografis kawasan Asia Tenggara.
  2. Menginterprestasikan peta untuk mendapatkan informasi bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  3. Mendeskripsikan keadaan iklim di kawasan Asia Tenggara.
  4. Mendeskripsikan Sumber daya alam di kawasan Asia Tenggara.
  5. Menyajikan  informasi data kependudukan ( jumlah, persebaran, suku bangsa) dan mata pencaharian di kawasan Asia Tenggara.
  6. Memberikan contoh barang-barang perdagangan antar negara di kawasan Asia Tenggara.
  7. Memberikan contoh bentuk kerjasama Indonesia dengan  negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Unsur-unsur fisik dan sosial kawasan Asia Tenggara.
  2. Bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  3. Iklim di kawasan Asia Tenggara.
  4. Sumber daya alam di kawasan Asia Tenggara.
  5. Penduduk di kawasan Asia Tenggara.
  6. Kegiatan ekonomi penduduk di kawasan Asia Tenggara.
  7. Kerjasama Indonesia dengan  negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Tanya Jawab
  4. Pengamatan ( observasi )

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I dan II

Materi  : – Unsur-unsur fisik dan sosial kawawan Asia Tenggara.

- Bentang alam kawasan Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Guru memasang peta Asia Tengara.
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan :

-         Di negara mana dan tempat tinggal kita?

.b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menanyakan 10 negara yang berada di kawasan Asia Tenggara ..
  2. Guru memberi informasi unsur fisik dn sosial dan bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  3. Membentuk kelompok diskusi a “ 4 kelompok.
  4. Siswa mempresentasikan hasil diskusi., kelompok lain menanggapi.
  5. Siswa mengumpulkan hasil diskusi.
  6. Guru menyimpulkan.
  7. Siswa menulis hasil kesimpulan dari guru.

c. Penutup

  1. Memberi tugas.

2.   Pertemuan III

Materi  : – Iklim di kawasan di Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

.Motivasi dengan mengajukan pertanyaan :

-         Sebutkan iklim di Indonesia ?

2.  Apersepsi          : Berdasarkan letak astronomisnya kawasan Asia Tenggara

mempunyai iklim apa saja?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyajikan peta Asia Tenggara.
  2. Guru memberi informasi tentang iklim di kawasan Asia Tenggara.
  3. Kelas dibagi dalam 8 kelompok
  4. Masing – masing kelompok diberi tugas untuk membahas iklim di kawasan Asia Tenggara.
  5. Siswa mempresentasikan hasil diskusi.
  6. Siswa mengumpulkan hasil diskusi.
  7. Guru menyimpulkan.
  8. Siswa menulis hasil kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan post test.
  2. Memberi tugas.

3.   Pertemuan IV

Materi  : – SDA di kawasan di Asia Tenggara.

- Kependudukan di kawasan di Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

.

  1. Motivasi, dengan mengajukan pertanyaan :

-         Beri contoh daerah penghasil minyak di Indonesia ?

2.  Apersepsi          : Apakah negara-negara di kawasan Asia Tenggara juga

mempunyai tembang minyak?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyajikan peta Asia Tenggara.
  2. Guru memberi informasi SDA & kependudukan di kawasan Asia Tenggara.
  3. Dengan peta siswa menunjukkan persebaran SDA di negara di kawasan Asia Tenggara.
  4. Dengan tanya jawab siswa dapat menyelesaikan kependudukan negara di kawasan Asia Tenggara.
  5. Guru menyimpulkan materi SDA & kependudukan di kawasan Asia Tenggara.
  6. Siswa menulis hasil kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan tanya jawab materi.
  2. Tugas.

4.   Pertemuan V

Materi  : – Kegiatan ekonomi penduduk dan kerjasama Indonesia dengan negara-

negara di kawasan di Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

  1. Motivasi, dengan mengajukan pertanyaan :

-         Adalah keluarga atau tetangga yang bekerja di luar negeri.

2.  Apersepsi          : Kegiatan ekonomi / mata pencaharian utama di kawasan Asia

Tenggara.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyajikan peta Asia Tenggara.
  2. Guru memberi informasi kegiatan ekonomi dan kerjasama Indonesia dengan negara di kawasan Asia Tenggara.
  3. Kelas dibagi dalam 8 kelompok.
  4. Siswa mempresentasikan hasil diskusi.
  5. Siswa mengumpulkan hasil diskusi.
  6. Guru menyimpulkan.
  7. Siswa menulis hasil kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan Post
  2. Memberi tugas.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Buku

-         Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai

-         Buku IPS kelas IX penerbit Yudhistira

  1. Guru
  2. OHP
  3. Peta
  4. Gambar-gambar

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes lisan
  2. tes tertulis
  3. penugasan
  4. demonstrasi/simulasi
  5. diskusi

2. Bentuk Instrumen

  1. tes isian singkat
  2. tes uraian
  3. pekerjaan rumah
    1. Intrumen
    2. Jelaskan letak geografis Asia Tenggara !
    3. (gb Peta Asia Tenggara) amati peta Asia Tenggara, tunjukkan letak sungai Sungai Menam Chaopraya
    4. Jelaskan akibat letak astronomis kawasan Asia Tenggara !
    5. Sebutkan barang tambang utama dari Indonesia!
    6. Sebutkan negara – negara di Asia Tenggara yang dihuni oleh ras malayan Mongoloid

Klaten,14 Januari 2008

Mengetahui

Kepala Madrasah                                                         Guru Mapel

………………..                                                          ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :

Mata Pelajaran :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / II

Standar Kompetensi     : 5. Memahami hubungan manusia dengan bumi.

Kompetensi Dasar        : 5.3. Mendeskripsikan pembagian permukaan bumi atas benua dan

samudra.

Indikator                      :

  • Mendeskripsikan proses pembentukan benua.
  • Menginterprestasikan peta dunia dan atau globe untuk mendapatkan informasi tentang posisi benua dan samudra.
  • Memberikan contoh negara di masing-masing kawasan benua.
  • Menginterprestasikan peta dunia untuk mendapatkan informasi tentang karakteristik masing-masing samudra.
  • Membaca buku sumber tentang fungsi samudra.

Alokasi                         : 6 jam pelajaran ( 3 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menjelaskan proses pembentukan benua.
  2. Menginterprestasikan peta dunia dan atau globe untuk mendapatkan informasi tentang posisi benua dan samudra.
  3. Mendeskripsikan karakteristik masing-masing samudra.
  4. Memberikan contoh negara di masing-masing kawasan benua.
  5. Menginterprestasikan peta dunia untuk mendapatkan informasi tentang karakteristik masing-masing samudra.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Bentuk muka bumi.
  2. Interprestasi peta
  3. Diagram bentuk muka bumi daratan dan lautan.
  4. Bentang alam dan penduduk masing-masing benua.
  5. Contoh negara-negara di masing-masing kawasan benua.
  6. Karakteristik masing-masing samudra.
  7. Fungsi samudra.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Inquiri
  4. Tanya Jawab
  5. Simulasi
  6. Pengamatan ( observasi )

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

Materi  : – proses pembentukan benua

- Menginterprestasikan peta dunia dan atau globe untuk mendapatkan

informasi tentang posisi benua dan samudra.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Menampilkan peta dunia..
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan,

-         Apakah perbedaan antara benua dengan pulau ?

-         Sebutkan 6 benua di muka bumi !.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru minta siswa untuk memperhatikan peta.
  2. Siswa menunjukkan posisi 5 benua pada peta.
  3. Guru menjelaskan proses pembentukan benua.
  4. Siswa menyimpulkan penjelasan guru.

c. Penutup

  1. membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. melakukan tes/pertanyaan yang berhubungan dengan materi di atas.
  3. memberikan tugas individu yang terkait dengan benua dan samudra.

2.   Pertemuan II.

Materi  : – Karakteristik benua yang meliputi bentang alam dan penduduk masing-

masing benua.

- Mengamati peta negara-negara di masing-masing kawasan benua.

a. Pendahuluan       :

1. .Motivasi dengan mengajukan pertanyaan, misalnya :

-         Sebutkan pembagian daerah iklim di benua Asia!

-         Sebutkan pengelompokkan ras di benua Asia!

2.Apersepsi  :

-   Menunjukkan pada peta negara-negara di kawasan benua Asia, Eropa,

Afrika, Amerika Serikat dan Australia.

b. Kegiatan Inti.

  1. Siswa diminta mengamati daerah iklim di benua Asia.
  2. Guru menjelaskan karakteristik ilkim di benua Asia.
  3. Secara bergantian siswa maju ke depan. Untuk menanyakan pada peta negara-negara di beberapa benua.
  4. Siswa secara kelompok diminta untuk membuat kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan tes/pertanyaan yang berhubungan dengan materi di atas.
  2. Memberikan tugas individu tentang peristiwa alam di muka bumi.

3.   Pertemuan III.

Materi  : – Karakteristik masing-masing samudra..

- Fungsi samudra.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
  2. Motivasi, dengan mengajukan pertanyaan, misalnya :

-         Sebutkan secara berurutan samudra di muka bumi berdasarkan luasnya.

-         Sebutkan salah satu dari fungsi samudra.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyiapkan gambar peta dunia.
  2. Guru meminta siswa untuk menunjukkan beberapa samudra di muka bumi.
  3. Guru menjelaskan fungsi samudra.
  4. Siswa mendiskusikan tentang fungsi samudra.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. Melakukan tes tertulis tentang materi tersebut dengan menggunakan format yang disediakan.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai
  2. Buku-buku geografi yang relevan.
  3. Guru
  4. OHP
  5. Peta dan atlas

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes lisan
  2. tes tertulis
  3. penugasan
  4. demonstrasi/simulasi
  5. diskusi

2. Bentuk Instrumen

  1. daftar pertanyaan
  2. tes isian singkat
  3. tes uraian
  4. pekerjaan rumah
    1. Intrumen

a. soal uraian

1. Sebutkan bukti – bukti bahwa antara benua afrika dan benua Amerika pernah menjadi satu !

2. (gb peta dunia) Tunjukkan 6 benua di dunia !

3. Jelaskan ciri – ciri bentang alam di Asia Selatan !

4. Sebutkan masing – masing dua jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di Samodra Artik !

5. Sebutkan 4 fungsi samodra !

a. Tugas rumah

-  Buatlah peta persebaran benua dan samodra di dunia

Klaten,14 Januari 2008

Mengetahui

Kepala Madrasah                                                         Guru Mapel

………………..                                                          ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :

Mata Pelajaran :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / II

Standar Kompetensi     : 5. Memahami hubungan manusia dengan bumi.

Kompetensi Dasar        : 5.1. Menginterprestasikan peta tentang pola dan bentuk-bentuk muka

bumi.

Indikator                      :

  • Menganalisis bentuk-bentuk muka bumi pada peta.
  • Membuat diagram/penumpang melintang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.
  • Mendeskripsikan pola dan bentuk obyek geografis sesuai dengan bentang alam.

Alokasi                         : 6 jam pelajaran ( 3 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menganalisis bentuk-bentuk muka bumi pada peta.
  2. Membuat diagram/penumpang melintang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.
  3. Mendeskripsikan pola dan bentuk obyek geografis sesuai dengan bentang alam.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Peta tentang pola dan bentuk-bentuk muka bumi.
  2. Diagram bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.
  3. Pola dan bentuk obyek geografis sesuai bentang alam.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Inquiry
  4. Tanya Jawab
  5. Pengamatan ( observasi )

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

Materi  : – Bentuk-bentuk muka bumi.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
  2. Motivasi : dengan beberapa pertanyaan misalnya           :

-         Mengapa permukaan bumi tidak rata?

-         Pernahkah kalian pergi kepantai atau ke gunung?

-          Sebutkan apa saja yang kamu lihat?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru meminta siswa untuk memperhatikan peta.
  2. Siswa menyebutkan relief yang ada pada pada peta.
  3. Siswa menyimpulkan kegiatan guru.
  4. Guru memberikan pertanyaan pada siswa dengan berdiskusi interaktif.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan.
  2. Melakukan tes yang berhubungan dengan materi.
  3. Memberi tugas individu agar siswa menyebutkan contoh relief daratan dan dsar laut lewat gambar majalah atau Koran.

2.   Pertemuan II

Materi  : – Diagram bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.

- Pola dan bentuk obyek geografis.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Menanyakan kembali materi yang lalu.
  2. Motivasi dengan beberapa pertanyaan misalnya :

-         Berilah contoh relief permukaan bumi dan dasar laut?.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru meminta siswa untuk memperhatikan gambar-gambar bentuk permukaan bumi daratan dan dasar laut.
  2. Siswa menjelaskan perbedaan daratan dan dasar laut.
  3. Secara bergantian siswa maju ke depan untuk menunjukkan contoh relief daratan dan dasar laut.
  4. Secara kelompok siswa membuat kesimpulan tentang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut.

c. Penutup

  1. Melakukan tes yang berhubungan dengan materi di atas.
  2. Memberi tugas individu di LKS.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Buku

-         Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai

-         Buku paket Geografi kelas IX

-         Buku IPS kelas IX penerbit Erlangga

  1. Guru
  2. OHP
  3. Gambar-gambar
  4. CD

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes lisan
  2. tes tertulis
  3. penugasan
  4. demonstrasi/simulasi

2. Bentuk Instrumen

  1. tes isian singkat
  2. tes uraian
  3. pekerjaan rumah
    1. Intrumen

Jelaskan empat macam bentuk muka bumi daratan !

2. Gambar penampang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut !

3. Amatilah peta bentuk muka bumi pulau Kalimantan. Jelaskan pola dataran rendah dan pegunungan di pulau tersebut !

Klaten,14 Januari 2008

Mengetahui

Kepala Madrasah                                                         Guru Mapel

………………..                                                          ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :

Mata Pelajaran :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / II

Standar Kompetensi     : 5. Memahami hubungan manusia dengan bumi.

Kompetensi Dasar        : 5.2. Mendeskripsikan keterkaitan unsur-unsur geografis dan

penduduk di kawasan Asia Tenggara.

Indikator                      :

  • Menunjukkan letak geografis kawasan Asia Tenggara.
  • Menginterprestasikan peta untuk mendapatkan informasi bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  • Mendeskripsikan keadaan iklim di kawasan Asia Tenggara.
  • Mendeskripsikan Sumber daya alam di kawasan Asia Tenggara.
  • Menyajikan  informasi data kependudukan ( jumlah, persebaran, suku bangsa) dan mata pencaharian di kawasan Asia Tenggara.
  • Memberikan contoh barang-barang perdagangan antar negara di kawasan Asia Tenggara.
  • Memberikan contoh bentuk kerjasama Indonesia dengan  negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Alokasi                         : 10 jam pelajaran ( 5 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menunjukkan letak geografis kawasan Asia Tenggara.
  2. Menginterprestasikan peta untuk mendapatkan informasi bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  3. Mendeskripsikan keadaan iklim di kawasan Asia Tenggara.
  4. Mendeskripsikan Sumber daya alam di kawasan Asia Tenggara.
  5. Menyajikan  informasi data kependudukan ( jumlah, persebaran, suku bangsa) dan mata pencaharian di kawasan Asia Tenggara.
  6. Memberikan contoh barang-barang perdagangan antar negara di kawasan Asia Tenggara.
  7. Memberikan contoh bentuk kerjasama Indonesia dengan  negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Unsur-unsur fisik dan sosial kawasan Asia Tenggara.
  2. Bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  3. Iklim di kawasan Asia Tenggara.
  4. Sumber daya alam di kawasan Asia Tenggara.
  5. Penduduk di kawasan Asia Tenggara.
  6. Kegiatan ekonomi penduduk di kawasan Asia Tenggara.
  7. Kerjasama Indonesia dengan  negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Tanya Jawab
  4. Pengamatan ( observasi )

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I dan II

Materi  : – Unsur-unsur fisik dan sosial kawawan Asia Tenggara.

- Bentang alam kawasan Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Guru memasang peta Asia Tengara.
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan :

-         Di negara mana dan tempat tinggal kita?

.b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menanyakan 10 negara yang berada di kawasan Asia Tenggara ..
  2. Guru memberi informasi unsur fisik dn sosial dan bentang alam di kawasan Asia Tenggara.
  3. Membentuk kelompok diskusi a “ 4 kelompok.
  4. Siswa mempresentasikan hasil diskusi., kelompok lain menanggapi.
  5. Siswa mengumpulkan hasil diskusi.
  6. Guru menyimpulkan.
  7. Siswa menulis hasil kesimpulan dari guru.

c. Penutup

  1. Memberi tugas.

2.   Pertemuan III

Materi  : – Iklim di kawasan di Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

.Motivasi dengan mengajukan pertanyaan :

-         Sebutkan iklim di Indonesia ?

2.  Apersepsi          : Berdasarkan letak astronomisnya kawasan Asia Tenggara

mempunyai iklim apa saja?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyajikan peta Asia Tenggara.
  2. Guru memberi informasi tentang iklim di kawasan Asia Tenggara.
  3. Kelas dibagi dalam 8 kelompok
  4. Masing – masing kelompok diberi tugas untuk membahas iklim di kawasan Asia Tenggara.
  5. Siswa mempresentasikan hasil diskusi.
  6. Siswa mengumpulkan hasil diskusi.
  7. Guru menyimpulkan.
  8. Siswa menulis hasil kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan post test.
  2. Memberi tugas.

3.   Pertemuan IV

Materi  : – SDA di kawasan di Asia Tenggara.

- Kependudukan di kawasan di Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

.

  1. Motivasi, dengan mengajukan pertanyaan :

-         Beri contoh daerah penghasil minyak di Indonesia ?

2.  Apersepsi          : Apakah negara-negara di kawasan Asia Tenggara juga

mempunyai tembang minyak?

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyajikan peta Asia Tenggara.
  2. Guru memberi informasi SDA & kependudukan di kawasan Asia Tenggara.
  3. Dengan peta siswa menunjukkan persebaran SDA di negara di kawasan Asia Tenggara.
  4. Dengan tanya jawab siswa dapat menyelesaikan kependudukan negara di kawasan Asia Tenggara.
  5. Guru menyimpulkan materi SDA & kependudukan di kawasan Asia Tenggara.
  6. Siswa menulis hasil kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan tanya jawab materi.
  2. Tugas.

4.   Pertemuan V

Materi  : – Kegiatan ekonomi penduduk dan kerjasama Indonesia dengan negara-

negara di kawasan di Asia Tenggara.

a. Pendahuluan :

  1. Motivasi, dengan mengajukan pertanyaan :

-         Adalah keluarga atau tetangga yang bekerja di luar negeri.

2.  Apersepsi          : Kegiatan ekonomi / mata pencaharian utama di kawasan Asia

Tenggara.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyajikan peta Asia Tenggara.
  2. Guru memberi informasi kegiatan ekonomi dan kerjasama Indonesia dengan negara di kawasan Asia Tenggara.
  3. Kelas dibagi dalam 8 kelompok.
  4. Siswa mempresentasikan hasil diskusi.
  5. Siswa mengumpulkan hasil diskusi.
  6. Guru menyimpulkan.
  7. Siswa menulis hasil kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan Post
  2. Memberi tugas.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Buku

-         Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai

-         Buku IPS kelas IX penerbit Yudhistira

  1. Guru
  2. OHP
  3. Peta
  4. Gambar-gambar

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes lisan
  2. tes tertulis
  3. penugasan
  4. demonstrasi/simulasi
  5. diskusi

2. Bentuk Instrumen

  1. tes isian singkat
  2. tes uraian
  3. pekerjaan rumah
    1. Intrumen
    2. Jelaskan letak geografis Asia Tenggara !
    3. (gb Peta Asia Tenggara) amati peta Asia Tenggara, tunjukkan letak sungai Sungai Menam Chaopraya
    4. Jelaskan akibat letak astronomis kawasan Asia Tenggara !
    5. Sebutkan barang tambang utama dari Indonesia!
    6. Sebutkan negara – negara di Asia Tenggara yang dihuni oleh ras malayan Mongoloid

Klaten,14 Januari 2008

Mengetahui

Kepala Madrasah                                                         Guru Mapel

………………..                                                          ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

RENCANA PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

MTs                             :

Mata Pelajaran :  Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas / Semester          : IX / II

Standar Kompetensi     : 5. Memahami hubungan manusia dengan bumi.

Kompetensi Dasar        : 5.3. Mendeskripsikan pembagian permukaan bumi atas benua dan

samudra.

Indikator                      :

  • Mendeskripsikan proses pembentukan benua.
  • Menginterprestasikan peta dunia dan atau globe untuk mendapatkan informasi tentang posisi benua dan samudra.
  • Memberikan contoh negara di masing-masing kawasan benua.
  • Menginterprestasikan peta dunia untuk mendapatkan informasi tentang karakteristik masing-masing samudra.
  • Membaca buku sumber tentang fungsi samudra.

Alokasi                         : 6 jam pelajaran ( 3 x pertemuan )

A. Tujuan Pembelajaran            :

Setelah mempelajari materi siswa diharapkan mampu :

  1. Menjelaskan proses pembentukan benua.
  2. Menginterprestasikan peta dunia dan atau globe untuk mendapatkan informasi tentang posisi benua dan samudra.
  3. Mendeskripsikan karakteristik masing-masing samudra.
  4. Memberikan contoh negara di masing-masing kawasan benua.
  5. Menginterprestasikan peta dunia untuk mendapatkan informasi tentang karakteristik masing-masing samudra.

B. Materi Pembelajaran            :

  1. Bentuk muka bumi.
  2. Interprestasi peta
  3. Diagram bentuk muka bumi daratan dan lautan.
  4. Bentang alam dan penduduk masing-masing benua.
  5. Contoh negara-negara di masing-masing kawasan benua.
  6. Karakteristik masing-masing samudra.
  7. Fungsi samudra.

C. Metode Pengajaran  :

  1. Ceramah bervariasi
  2. Diskusi
  3. Inquiri
  4. Tanya Jawab
  5. Simulasi
  6. Pengamatan ( observasi )

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran     :

1.   Pertemuan I

Materi  : – proses pembentukan benua

- Menginterprestasikan peta dunia dan atau globe untuk mendapatkan

informasi tentang posisi benua dan samudra.

a. Pendahuluan :

  1. Apersepsi : Menampilkan peta dunia..
  2. Motivasi dengan mengajukan pertanyaan,

-         Apakah perbedaan antara benua dengan pulau ?

-         Sebutkan 6 benua di muka bumi !.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru minta siswa untuk memperhatikan peta.
  2. Siswa menunjukkan posisi 5 benua pada peta.
  3. Guru menjelaskan proses pembentukan benua.
  4. Siswa menyimpulkan penjelasan guru.

c. Penutup

  1. membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. melakukan tes/pertanyaan yang berhubungan dengan materi di atas.
  3. memberikan tugas individu yang terkait dengan benua dan samudra.

2.   Pertemuan II.

Materi  : – Karakteristik benua yang meliputi bentang alam dan penduduk masing-

masing benua.

- Mengamati peta negara-negara di masing-masing kawasan benua.

a. Pendahuluan       :

1. .Motivasi dengan mengajukan pertanyaan, misalnya :

-         Sebutkan pembagian daerah iklim di benua Asia!

-         Sebutkan pengelompokkan ras di benua Asia!

2.Apersepsi  :

-   Menunjukkan pada peta negara-negara di kawasan benua Asia, Eropa,

Afrika, Amerika Serikat dan Australia.

b. Kegiatan Inti.

  1. Siswa diminta mengamati daerah iklim di benua Asia.
  2. Guru menjelaskan karakteristik ilkim di benua Asia.
  3. Secara bergantian siswa maju ke depan. Untuk menanyakan pada peta negara-negara di beberapa benua.
  4. Siswa secara kelompok diminta untuk membuat kesimpulan.

c. Penutup

  1. Melakukan tes/pertanyaan yang berhubungan dengan materi di atas.
  2. Memberikan tugas individu tentang peristiwa alam di muka bumi.

3.   Pertemuan III.

Materi  : – Karakteristik masing-masing samudra..

- Fungsi samudra.

a. Pendahuluan :

  1. Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapian kelas.
  2. Motivasi, dengan mengajukan pertanyaan, misalnya :

-         Sebutkan secara berurutan samudra di muka bumi berdasarkan luasnya.

-         Sebutkan salah satu dari fungsi samudra.

b. Kegiatan Inti.

  1. Guru menyiapkan gambar peta dunia.
  2. Guru meminta siswa untuk menunjukkan beberapa samudra di muka bumi.
  3. Guru menjelaskan fungsi samudra.
  4. Siswa mendiskusikan tentang fungsi samudra.

c. Penutup

  1. Membuat kesimpulan bersama-sama dari hasil diskusi.
  2. Melakukan tes tertulis tentang materi tersebut dengan menggunakan format yang disediakan.

E. Sumber Belajar        ;

  1. Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai
  2. Buku-buku geografi yang relevan.
  3. Guru
  4. OHP
  5. Peta dan atlas

F. Penilaian Hasil Belajar          :

1. Tehnik

  1. tes lisan
  2. tes tertulis
  3. penugasan
  4. demonstrasi/simulasi
  5. diskusi

2. Bentuk Instrumen

  1. daftar pertanyaan
  2. tes isian singkat
  3. tes uraian
  4. pekerjaan rumah
    1. Intrumen

a. soal uraian

1. Sebutkan bukti – bukti bahwa antara benua afrika dan benua Amerika pernah menjadi satu !

2. (gb peta dunia) Tunjukkan 6 benua di dunia !

3. Jelaskan ciri – ciri bentang alam di Asia Selatan !

4. Sebutkan masing – masing dua jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di Samodra Artik !

5. Sebutkan 4 fungsi samodra !

a. Tugas rumah

-  Buatlah peta persebaran benua dan samodra di dunia

Klaten,14 Januari 2008

Mengetahui

Kepala Madrasah                                                         Guru Mapel

………………..                                                          ………………………..

NIP.                                                                             NIP.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.